Beranda Olah Raga Ganda Putri Bongkar Pasangan Demi Pertahankan Emas Asian Games

Ganda Putri Bongkar Pasangan Demi Pertahankan Emas Asian Games

(Sumber photo : twitter @INABadminton)

Jakarta, Indonesia Berita – Tim Pelatih ganda putri pelatnas yang dipimpin Eng Hian lakukan pembenahan dengan melakukan bongkar pasangan di pembuka tahun 2018 dan juga memulangkan beberapa atlet ke klub masing-masing.

Menurut Eng Hian pembenahan di sektor ganda putri ini demi terpacainya target utama mempertahankan medali emes di Asian Games.

“Target utama tahun ini adalah ingin mempertahankan medali emas Asian Games. Apalagi Indonesia jadi tuan rumah, tentu kami ingin memberikan yang terbaik, mudah-mudahan kami bisa mempertahankan gelar di tengah persaingan ganda putri saat ini yang memang cukup ketat,” ujar Eng kepada Badmintonindonesia.org, Kamis (28/12/2018).

Seperti kita ketahui di Asian Games Incheon 2014, medali emas ganda putri berhasil diraih pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari.

Eng Hian melakukan uji coba dengan menduetkan pemain senior Greysia Polii dan juniornya, Apriyani Rahayu, ternyata sudah membuahkan hasil. Bukan cuma membuat kejutan dengan menumbangkan pasangan-pasangan papan atas, Greysia/Apriyani sudah menggondol gelar di Thailand Open Grand Prix Gold 2017 dan French Open Super Series 2017, padahal keduanya belum genap setahun dipasangkan.

Pekan lalu mereka bahkan sempat masuk jajaran ganda putri elit di Top 10 dunia. Greysia/Apriyani otomatis menjadi andalan utama di sektor ganda putri Indonesia saat ini. Namun Eng menuturkan ia butuh tiga bahkan empat pasangan untuk mengamankan target medali di Asian Games 2017.

“Kuota pasangan ganda putri di Asian Games hanya dua pasang, tetapi saya harus mempersiapkan tiga sampai empat pasangan. Akan dilihat lagi siapa yang mampu bersaing memperebutkan tiket ke Asian Games 2018,” tambahnya.

Soal pasangan ganda putri utama yang dirombak, bakal diumumkan Eng usai observasinya pada turnamen di bulan Januari, diantaranya Thailand Masters, Malaysia Masters, Indonesia Masters dan India Masters 2018.

“Saya masih mau pantau hasil di turnamen bulan Januari. Kalau juara ya buat apa dirombak lagi. Alasan saya ingin bongkar pasang ini kan karena hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi,” pungkas Eng.

Sementara itu, Rosyita yang mengalami cedera lutut saat bertanding di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, masih akan diistirahatkan hingga beberapa bulan kedepan hingga cederanya pulih dan siap terjun ke pertandingan.

Editor : Bondan AP

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berikan komentar Anda!
Masukan nama anda disini