Beranda Berita Utama Perbaikan Rumah Korban Puting Beliung Belum Selesai, Warga Masih Menetap di Tenda...

Perbaikan Rumah Korban Puting Beliung Belum Selesai, Warga Masih Menetap di Tenda Pengungsian

0
Pewarta Indonesia Berita Bersama Korban Angin Puting Beliung, Serang, Rabu, (6/12/17). Foto (Jum/IndonesiaBERITA)

Serang, Indonesia Berita – Sebanyak dua rumah dari tiga yang terkena puting beliung di Kampung Pabuaran Desa/Kecamatan Cikande Kabupaten Serang, Rabu (5/12/17), perbaikannya belum selesai. Mereka yang mengungsi diantaranya ada sekitar 20 orang dari lima Kartu Keluarga (KK), termasuk anak kecil dan balita. Kemungkinan dalam beberapa bulan ini, mereka harus bersabar tinggal di tenda pengungsian.

Kondisi korban yang terjadi saat ini, masih mengharapkan bantuan masyarakat dan uluran tangan dari pemerintah. Sedangkan untuk pengerjaan rumah yang terkena puting beliung, Kamis (16/11/17), bulan lalu, warga di sekitar lokasi bergiliran mengerjakannya.

Menurut Endah Warga yang mengungsi di tenda mengatakan, “memang bantuan sudah ada, dari pihak pemerintah maupun anggota dewan yang mengunjungi lokasi. Tapi kami berharap kepada pemerintah bisa membantu merenovasi rumah yang telah roboh, karena kondisinya tidak bisa dipakai lagi, apa lagi kami tidak berpenghasilan dalam kehidupan sehari-hari. Saya ini janda, dan nanti gimana kalau rumah saya tidak ada” Ungkap Endah.

Sedangkan Agus Salim Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Cikande mengatakan” sampai dengan sekarang memang hanya baru 1 rumah yang sudah 90% pengerjaannya dari total 3 rumah yang keadaanya rusak berat, untuk satu rumah sedang tahap renovasi dan satu lagi kondisinya masih belum dibangun.

“Tentu ini bertahap dalam pengerjaannya. Kita dari kecamatan telah mengajukan proposal kepada empat instansi, diantaranya Dinas Sosial (DINSOS), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perumahan Pemukiman dan Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA), alhamdulilah mereka semua telah setuju untuk memberikan bantuan kepada korban puting beliung yang terjadi di Kampung Pabuaran. Mungkin untuk saat ini, bantuan baru hanya material, rencana target kami dari ke tiga rumah yang roboh empat bulan pengerjaannya sudah selesai. Sehingga mereka tidak lagi tinggal dalam pengungsian” Agus.

Penulis : Moh Jumri

Editor : Yakobus Eko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berikan komentar Anda!
Masukan nama anda disini